Friday, 8 August 2014

Waktu yang Paling Tepat untuk Memikirkanmu adalah Pukul 1 Dini Hari

Ketika aku lebur dalam mimpi dan jaga
Ketika gelap redup telah menyatu dalam penglihatanku
Ketika segala suara telah jadi detak irama
Ketika semuanya jadi mungkin dan indah


Pukul 1 dini hari
adalah waktu yang paling tepat
untuk memikirkanmu


Melepaskan selimut hangat dan menyingkap kain jendela
Semoga kau ada di luar sana
Bermain dalam oranye cahaya malam
Melirik ke mari, ke kamar senyap ini
Masuk dan menari dalam pikiranku

Sebelum aku kembali menyatu dalam mimpi dan jaga
Sebelum sunyi dan puisi menjadi satu helaan napas
Sebelum pagi membangunkanku sebagai makhluk hampa yang sama

Pukul 1 dini hari
Apakah mataku benar-benar terbuka
Apakah telingaku benar-benar menangkap suara

"Cinta, ranumnya ada di rekah bibirku
Petiklah tanpa kata-kata."

Selamat tidur.

Nanggalo, Agustus 2014 | RAGD!

Friday, 20 June 2014

Punggung Padang Rumput














Aku ingin berlari di atas punggungmu,
mengejar capung dan kupu-kupu

Sebelum bulan lelap di pangkuan malam

Seekor laba-laba telah keluar dari kudukmu
yang seharum serbuk sari tulip ungu
Menganyam jejaring baja
yang memerangkap kita

Aku ingin rebah di punggungmu
menitipkan lelah

dan menatap langit yang memecahkan matahari

Apakah kita akan kembali berbincang tentang
jalan setapak yang mempertemukan petualang
dan hantu cantik berpipi apel yang dikutuk sejarah?

Aku akan menyirami rerumputmu dengan darah
yang tiris dari sepasang mata rabunku

Akankah siang kembali datang dengan kafan bersih
seputih helai-helai rambut senja usia yang
menjuntai di atas kedua telingamu

Laba-laba itu terus memuntahkan jejaringnya
membelitku ke dalammu.

Padang, 19 Juni 2014


Friday, 2 May 2014

Hujan Jatuh Bulat-Bulat

Mungkin aku tak akan pernah mendapatkan cintamu, tapi aku akan mendapatkan apa yang sangat kamu cintai!